Menghitung Total Pajak Impor
Saat mengimpor barang, pelaku usaha dan konsumen sering lupa bahwa bea masuk hanyalah pajak lapis pertama. Setelah bea dihitung, biasanya dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau Pajak Barang dan Jasa (GST). Yang penting, PPN biasanya dihitung atas nilai total barang PLUS bea masuk yang sudah dikenakan, sehingga menyebabkan efek pajak berjenjang.
Memahami Matematika
Efek Bertingkat
Karena PPN dibebankan di atas jumlah nilai barang + ongkos kirim + bea, tarif bea yang tinggi secara signifikan memperbesar jumlah PPN akhir yang harus Anda bayar.
Mengklaim kembali PPN
Jika bisnis Anda terdaftar PPN, Anda sering kali dapat mengklaim kembali PPN impor yang telah Anda bayarkan sebagai kredit pajak masukan. Namun, bea masuk umumnya merupakan biaya yang tidak dapat diperoleh kembali.
Pengiriman DDP
Untuk pengalaman e-niaga yang lebih lancar, penjual menggunakan pengiriman Delivered Duty Paid (DDP), yang memasukkan biaya pajak ini ke dalam pembayaran sehingga pembeli tidak menghadapi tagihan kejutan saat pengiriman.